Pengusaha Elon Musk berbincang dengan Donald Trump saat pemberian plakat kunci gedung putih di Ruang Oval Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (30/5/2025). Foto: Allison Robbert/AFP
Dengan mata lebam, Elon Musk menyampaikan salam perpisahan kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, Jumat (30/5). Ia berjanji akan tetap menjadi teman dan penasihat bagi Trump.
Kedua orang tajir itu menyampaikan keterangan pers di Oval Office pada Jumat (30/5). Konferensi pers itu disampaikan usai Elon Musk setelah mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya di pemerintahan pertengahan pekan ini.
Trump memuji pelayanan yang dilakukan Elon Musk sepanjang berperan di Gedung Putih selama empat bulan. Elon Musk memimpin Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) yang bertugas memangkas anggaran federal.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan plakat kunci gedung putih kepada pengusaha Elon Musk saat konferensi pers di Ruang Oval Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (30/5/2025). Foto: Allison Robbert/AFP
Trump lalu menyebut, Elon Musk sebenarnya tidak akan sepenuhnya mundur.
"Ia membuat program reformasi pemerintah yang paling menyeluruh dan berdampak dalam beberapa generasi," ucap Trump seperti dikutip dari Reuters.
Adapun Musk yang berada di samping sang presiden dan memakai kaus oblong serta topi baseball memastikan akan terus mendukung Trump.
"Saya akan terus menjadi teman dan penasihat untuk presiden," kata Elon Musk.
Elon Musk lalu menjelaskan kenapa matanya lebam saat menyampaikan konferensi pers. Keterangan itu diungkap di tengah isu Elon Musk memakai obat terlarang.
"Saya hanya bercanda dengan si kecil X (anaknya), dan saya berkata, 'coba pukul wajah saya. Dan dia melakukannya. Ternyata bahkan anak berusia lima tahun meninju wajah Anda," papar Elon Musk.