Hailey Bieber Ungkap Perjuangan Melahirkan, Diinduksi hingga Perdarahan - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Hailey Bieber Ungkap Perjuangan Melahirkan, Diinduksi hingga Perdarahan
May 23rd 2025, 15:13 by kumparanMOM

Hailey Bieber menghadiri Met Gala di New York City, New York, AS. Foto: Mario Anzuoni/REUTERS
Hailey Bieber menghadiri Met Gala di New York City, New York, AS. Foto: Mario Anzuoni/REUTERS

Model sekaligus aktris Hailey Bieber sedang menikmati perannya menjadi seorang ibu bagi putranya, Jack Blues Bieber, yang lahir pada Agustus 2024. Namun, istri Hailey baru-baru ini membagikan pengalaman hamil, melahirkan, dan kehidupan pascapersalinan yang menurutnya tidak mudah dijalani.

Dalam sebuah wawancara kepada majalah Vogue, istri Justin Bieber itu menceritakan pengalamannya yang sempat menyaksikan kehamilan saudara perempuannya, tahun 2022 silam.

"Kehamilan itu sulit bagi saya untuk menerima kenyataan. Itu adalah kejutan, dan Anda mengalami banyak emosi," tutur Hailey.

Kehamilan yang dijalani Hailey telah mengubah dirinya dari berbagai aspek, baik secara fisik dan mental. Secara fisik, ia merasa tidak masalah karena ia berusaha aktif dan memiliki pelatih yang selalu siap dipanggil. Sama seperti kebanyakan ibu hamil lainnya, Hailey juga mengalami morning sickness.

Kendati demikian, ia merasa ada rasa kebingungan dan terkejut bagaimana kehamilan sampai bisa mengubah keterikatan dengan dirinya sendiri.

"Ada peringatan tertentu: Hidup Anda tidak akan pernah sama lagi. Hidup berubah dengan cara yang baik, tetapi tidak akan sama lagi. Ada banyak hal yang saya alami secara mental," ucap dia.

Bagi Hailey Bieber, Melahirkan Adalah Hal Tersulit Baginya

Hailey Bieber menghadiri Vanity Fair Oscar Party 2022 menyusul Oscar ke-94 di The Wallis Annenberg Center for the Performing Arts di Beverly Hills, California pada 27 Maret 2022. Foto: Patrick T. Fallon/AFP
Hailey Bieber menghadiri Vanity Fair Oscar Party 2022 menyusul Oscar ke-94 di The Wallis Annenberg Center for the Performing Arts di Beverly Hills, California pada 27 Maret 2022. Foto: Patrick T. Fallon/AFP

Selama sembilan bulan kehamilan, Hailey telah rajin menyiapkan diri untuk persalinan, mulai dari latihan pernapasan, akupunktur, yoga, terapi dasar panggul, berjalan kaki, hingga latihan beban. Hailey yakin sudah melakukan segalanya, sampai ia merasa sudah lebih kuat secara fisik daripada sebelumnya.

Tetapi, persalinan spontan seperti yang diharapkannya tidak terjadi. Ia mengalami pecah ketuban di usia kehamilan 39 minggu dan harus diinduksi. Para dokter menggunakan Pitocin, obat yang dapat memicu kontraksi, dan balon foley berupa alat seperti kateter yang dimasukkan ke dalam rahim dan digelembungkan dengan NaCl untuk membuat serviks melebar. Hailey menyebut kombinasi obat kontraksi dan balon foley sangat tidak nyaman.

"Sangat gila dan tidak menyenangkan. Mereka [dokter] memecahkan ketuban saya. Saya mulai bersalin dan berlangsung selama beberapa jam. Tidak ada epidural [bius untuk mengurangi rasa sakit]," cerita Hailey.

Butuh waktu 18 jam sampai ia melahirkan seorang bayi laki-laki tampan, yang telah diimpikan dan menjadi sumber semangatnya selama berbulan-bulan terakhir.

Namun, persalinannya belum selesai sampai di situ lantaran Hailey kemudian mengalami perdarahan. Mengetahui ada beberapa wanita yang meninggal akibat perdarahan pascapersalinan ternyata membuat perempuan berusia 28 tahun itu cemas.

"Saya mempercayakan hidup kepada dokter saya. Jadi saya merasa tenang karena tahu dia [dokter] tidak akan pernah membiarkan sesuatu terjadi pada saya. Tetapi perdarahan yang dialami ternyata sangat parah, dan banyak orang meninggal, pikiran itu terlintas di benak saya," tuturnya.

Akibat perdarahan yang dialami, Hailey pun tidak langsung bisa bertemu dan menggendong bayinya. Setelah perawatan selama berjam-jam, ia pun bisa kembali bertemu dengan Jack hingga dinyatakan sembuh.

Perjalanan pascapersalinan juga tidak mudah dialaminya. Sebab, berbagai rumor dan kabar miring tentang pernikahannya dengan sang suami mencuat setelah ia melahirkan.

"Menjalani masa pascapersaliann adalah periode paling sensitif yang pernah saya lalui. Dan menjalani semua itu sambil mengakses internet setiap hari, saya bahkan bingung menjelasakannya," kata Hailey.

Meski begitu, Hailey tidak mau ambil pusing dan ingin fokus merawat putranya. Pendiri brand kecantikan Rhode itu pun kerap membatin agar bisa memberi waktu untuk dirinya sendiri dan mengingat kembali bahwa ia sedang membesarkan bayi mungilnya. Sampai saat ini, Hailey dan Justin masih belum mempublikasikan wajah Jack sebagai bagian dari prvasi.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post