OpenAI Akuisisi Startup io Milik Jony Ive Eks Desainer iPhone, Nilainya Rp 106 T - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
OpenAI Akuisisi Startup io Milik Jony Ive Eks Desainer iPhone, Nilainya Rp 106 T
May 23rd 2025, 10:05 by kumparanTECH

Jony Ive dan Sam Altman. Foto: Craig McDean/LoveFrom
Jony Ive dan Sam Altman. Foto: Craig McDean/LoveFrom

OpenAI akan mengakuisisi startup pembuat perangkat AI, bernama io, yang didirikan oleh mantan desainer produk Apple, Jony Ive. Kesepakatan akuisisi ini membuat OpenAI membeli seluruh saham di perusahaan io senilai 6,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 106 triliun.

Nilai akuisisi ini adalah yang terbesar sepanjang sejarah OpenAI. Dalam kesepakatan ini, Jony Ive dan para mantan desainer Apple yang terlibat dalam pengembangan iPhone di masa lalu, akan join di perusahaan OpenAI.

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, OpenAI membayar 5 miliar dolar AS dalam bentuk ekuitas untuk io. Sisanya berasal dari kemitraan yang dicapai pada kuartal keempat tahun 2024 yang melibatkan OpenAI dalam mengakuisisi 23 persen saham di io.

Kedatangan mereka akan memungkinkan OpenAI menjadi perusahaan yang mengembangkan perangkat bertenaga AI. Jony Ive mengatakan, hubungan dan cara kerja samanya dengan OpenAI akan menghasilkan produk, produk, dan produk.

Langkah tersebut menandai kembalinya Jony Ive ke industri teknologi konsumen yang telah dirintisnya. Bekerja selama bertahun-tahun bersama Steve Jobs, ia menciptakan desain perangkat iPhone. Dia terakhir bekerja di Apple pada 2019 sebagai chief design officer. Ive pernah digambarkan oleh Steve Jobs sebagai "mitra spiritualnya."

Tugas baru Ive dalam mendesain produk teknologi dapat dilihat sebagai pertanda buruk bagi Apple —perusahaan yang sedang berjuang untuk bersaing dalam kecerdasan buatan. Platform AI Apple Intelligence, yang diluncurkan tahun 2024, tidak memiliki kemampuan hebat, dan sebagian bergantung pada chatbot ChatGPT milik OpenAI untuk mengisi kekosongan tersebut.

Jony Ive, mantan Chief Design Officer Apple (kiri), bersama Tim Cook, CEO Apple, memeriksa iPhone XR. Foto: AFP
Jony Ive, mantan Chief Design Officer Apple (kiri), bersama Tim Cook, CEO Apple, memeriksa iPhone XR. Foto: AFP

Ketika Ive meninggalkan Apple, CEO Tim Cook mengajukan gagasan bahwa kedua pihak akan tetap bekerja sama. Namun, mereka tidak pernah merilis produk bersama setelah Ive keluar. Dan sekarang desainer tersebut memulai kolaborasi baru dengan Sam Altman, yang disebutnya sebagai "visioner yang langka."

Sam Altman berkata, akan menciptakan produk dengan tingkat kualitas yang "belum pernah terjadi sebelumnya dalam perangkat konsumen.

AI merupakan lompatan besar masa depan dalam hal apa yang dapat dilakukan manusia, sehingga memerlukan bentuk komputasi baru untuk mendapatkan potensi maksimal darinya. - Sam Altman, CEO OpenAI -

Akuisisi terhadap io akan membuat OpenAI memiliki sekitar 55 ahli perangkat keras, ahli perangkat lunak, dan pakar manufaktur. Tim ini diharapkan membangun perangkat.

Ive dan Altman telah mengeksplorasi beberapa ide awal selama sekitar dua tahun, kata mereka. Pasangan ini berharap perangkat pertama mereka akan menjadi jenis produk yang benar-benar baru. Perangkat pertama Ive dan Altman dijadwalkan untuk diluncurkan pada 2026.

Ketika meninggalkan Apple enam tahun lalu, Ive mendirikan perusahaan LoveFrom, yang terdiri dari para desainer dan teknisi. Stafnya meliputi para veteran di departemen perangkat keras dan perangkat lunak Apple, serta teman-teman Ive dan kolaborator lainnya.

Ia kemudian mendirikan io tahun 2024 bersama alumni Apple, Scott Cannon, Evans Hankey, dan Tang Tan. Hankey adalah penerus Ive di Apple dan tetap bekerja di perusahaan tersebut hingga 2023, sementara Tan memimpin desain produk iPhone dan Apple Watch hingga 2024. Cannon bekerja di Apple sebelum ikut menciptakan aplikasi email yang pernah populer, Mailbox, yang diakuisisi oleh Dropbox Inc.

Meski begitu, Ive dan Altman tidak melihat iPhone akan segera menghilang. "Sama seperti telepon pintar tidak menggantikan laptop, saya rasa hal pertama yang kami lakukan tidak akan membuat telepon pintar menghilang," kata Altman. "Ini adalah hal yang benar-benar baru."

"Ponsel, seperti saat ini, adalah perangkat serbaguna yang luar biasa," kata Ive, seraya menambahkan bahwa orang-orang akan terhubung dengan AI dalam "cara-cara yang sangat baru."

OpenAI, yang didirikan satu dekade lalu sebagai organisasi penelitian, menjadi kekuatan pendorong dalam bidang AI dengan peluncuran ChatGPT pada tahun 2022. Valuasi perusahaan telah membengkak menjadi 300 miliar dolar AS, dan perusahaan tersebut berupaya memperluas jangkauannya melalui akuisisi.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post